Bahaya penggunaan rokok, Berhenti atau nyawa taruhannya

Rokok merupakan suatu kebutuhan pokok bagi seluruh masyarakat di indonesia bahkan di dunia khususnya bagi laki-laki, sudah sangat memprihatinkan, tidak banyak orang dewasa yang menghisap rokok, tapi anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah seperti SMA, SMP bahkan SD sudah menghisap rokok, meskipun seperti itu sesungguhnya bahaya rokok sudah banyak yang mengetahuinya, karena sudah bertuliskan di bungkus rokok, dan di media sosial sering di liput tentang bahaya rokok bagi kesehatan.

Bahaya akan rokok sebenarnya sudah banyak yang mengetahuinya, akan tetapi orang-orang seakan tak perduli dan trus menikmati rokok di setiap harinya. Selain berbahaya rokok juga menyebabkan kecanduan bagi si perokok sehingga sangat sulit untuk berhenti dari merokok. Di indonesia bahkan di luar negeri penggunaan rokok sudah banyak ditentang dari berbagai kalangan bahkan dari kelompok organisasi. Karena gerakan penolakan rokok tersebut akhirnya pada tanggal 31 Mei menjadi hari anti rokok sedunia.

Tembakau sebagai bahan utama rokok,

Efek tembakau dalam rokok berpengaruh buruk pada kesehatan manusia. merokok adalah satu-satunya penyebab terbesar dari kematian dan sesungguhnya dapat dicegah bila kita ada kemauan, secara global setengah dari kebanyakan orang meninggal karena menggunakan tembakau atau rokok.

Organisasi kesehatan dunia (who) memperkirakan bahwa setiap tahun tembakau / rokok menyebabkan kematian sekitar 6 juta jiwa (sekitar 10% dari semua kematian) dengan 0,6 juta terjadi di non perokok karena karena ikut terkena dampak asap rokok. pada abad ke-20 tembakau / rokok diperkirakan telah menyebabkan kematian 100 juta jiwa , demikian pula, amerika serikat centers for disease control, menjelaskan penggunaan tembakau / rokok merupakan risiko terbesar didunia dan di negara maju yang menyebabkan kematian.

Penggunaan tembakau / rokok paling sering mengarah pada penyakit yang mempengaruhi hati, jantung dan paru-paru. merokok merupakan faktor risiko besar untuk serangan jantung, stroke, penyakit paru obstruktif kronik (ppok) (termasuk paru-paru dan bronkitis kronis), dan kanker (terutama kanker paru-paru, kanker laring dan mulut dan kanker pankreas). hal itu juga menyebabkan penyakit vaskular perifer dan hipertensi.

Efek ini tergantung pada jumlah orang per tahunnya yang merokok. dalam rokok mengandung tar yang sangat tinggi yang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit berbahaya, juga asap tembakau/ rokok yang menyebabkan efek kesehatan menjadi buruk pada orang-orang dari segala usia. tembakau/rokok nerupakan faktor penting terjadinya keguguran pada ibu hamil, dan dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan lainnya dan juga janin seperti, kelahiran prematur, berat lahir rendah, dan kematian janin.

Beberapa negara telah mengambil langkah-langkah untuk mengontrol penggunaan tembakau / rokok, dengan cara pembatasan penggunaan dan pembatasan penjualan serta diberikan pesan peringatan dicetak pada kemasan. asap tembakau /rokok mengandung lebih dari 50 bahan kimia yang menyebabkan kanker.

Tembakau juga mengandung nikotin, yang merupakan obat psikoaktif yang sangat adiktif, ketika merokok nikotin menyebabkan ketergantungan fisik dan psikologis. rokok yang dijual cenderung memiliki kandungan tar lebih tinggi, dan lebih kecil kemungkinannya untuk disaring, yang berpotensi meningkatkan terserang pnyskit berbahaya. dan kematian.

Efek dari merokok
menggunakan rokok paling sering mengarah ke penyakit yang mempengaruhi jantung dan paru-paru dan dalam jangka tertentu menyebabkan masalah kesehatan yaitu mati rasa pada tangan atau kaki. rokok menjadi faktor risiko besar untuk penyakit paru obstruktif kronik (ppok), serangan jantung, paru-paru dan kanker, terutama kanker paru-paru, kanker laring dan mulut , dan kanker pankreas.

Secara keseluruhan harapan hidup juga berkurang pada perokok dalam jangka panjang. sekitar satu setengah dari perokok laki-laki jangka panjang akan meninggal dari penyakit karena rokok. meroko menyebabkan kanker paru-paru terkuat, baik dalam persepsi publik dan etiologically. di antara perokok laki-laki, resiko terkena kanker paru-paru adalah 17,2% di antara wanita perokok risiko adalah 11,6%. secara historis, kanker paru-paru dianggap penyakit langka sebelum perang dunia 1 dan dianggap sebagai sesuatu yang jarang yang ditangani dokter selama karir mereka.

Dengan meningkatnya popularitas merokok dalam paska perang datang epidemi virtual kanker paru-paru, setahun setelah sesorang berhenti merokok. risiko terkena penyakit jantung adalah setengah dari perokok aktif. dampak kesehatan dari perokok tidak semua sama. dampaknya bervariasi tergantung jumlah tembakau / rokok yang dikonsumsi.

Dampak buruk rokok

1. Kematian

Merokok merupakan penyebab kematian 5 juta orang per tahun. hal ini merupakan penyebab paling umum dari kematian. satu studi menemukan bahwa perokok laki-laki dan perempuan rata-rata 13.2 dan 14,5 akan mengalami pengurangan kehidupan setia tahunnya, studi lain menemukan setiap rokok yang gunakan diperkirakan dapat memperpendek hidup rata-rata 11 menit.

Perokok tiga kali lebih mungkin untuk mati sebelum usia 60 atau 70 tidak seperti non-perokok, tapi itu menurut penelitian semua tergantung tuhan. Pada tahun 2015 studi menemukan bahwa sekitar 17% dari kematian karena merokok yaitu di amerika serikat.

2. Kanker

Resiko utama menggunakan tembakau / rokok yaitu dapat tetkena berbagai penyakit kanker, terutama kanker paru-paru, kanker ginjal, kanker laring dan kepala dan leher, kanker kandung kemih, kanker kerongkongan, kanker pankreas dan kanker perut. Sebuah studi menyatakan bahwa asap rokok dapt mengakibatkan kanker serviks pada wanita.

Ada beberapa peringatan untuk merok karena sebuah bukti menunjukkan bahwa merokok beresiko terkena kanker sel leukemia myeloid, kanker sel skuamosa sinonasal, kanker hati, kanker kolorektal, kanker kandung empedu, kelenjar adrenal, kanker usus kecil, dan berbagai macam kanker yang lain.tembakau/rokok memberikan resiko kematian akibat kanker paru-paru sebelum umur 85 sekitar 22,1% untuk perokok laki-laki dan 11,9% untuk perokok perempuan,

3. Paru-paru

Dalam asap rokok ditemukan beberap senyawa (misalnya, karbon monoksida dan sianida) senyawa inj diyakini dapat menyebabkan kerusakan paru-paru dan hilangnya elastisitas di dalam alveoli, penyakit paru-paru obstruktif kronik (ppok) disebabkan oleh rokok dan permanen, tidak dapat disembuhkan, misalnya seperti sesak nafas, mengi, batuk terus-menerus dengan dahak, dan dilanjutkan dengan kerusakan paru-paru, sampai bronkitis kronis, karsinogen acrolein dan juga peradangan.

4. Penyakit kardiovaskular

Asap rokok yang terhirup hidung menyebabkan beberapa masalah di dalam jantung dan pembuluh darah. dalam jarak satu menit denyut jantung mulai naik, meningkat sebanyak 30 % selama 10 menit pertama. karbon monoksida dalam asap tembakau /rokok memberikanefek negatif dengan mengurangi kemampuan darah untuk membawa oksigen.

Merokok juga meningkatkan penyakit jantung, stroke, aterosklerosis , dan penyakit vaskular perifer. asap rokok dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah, meningkatkan kemungkinan penyumbatan, dan dengan demikian bisa.mengakibatkan serangan jantung dan juga stroke.

Menurut sebuah studi oleh tim peneliti internasional orang-orang dibawah 40 tahun 5 kali kemungkinan dapt terseran penyakit jantung jika mereka merokok. Sebuah penelitian oleh ahli biologi dk amerika telah menunjukkan bahwa asap rokok juga dapat mengakibatkan pembelahan sel otot jantung dan perubahan bentuk hati,

5. Ginjal

Rokok juga meningkatkan risiko terkena kanker ginjal, dan rokok dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal. perokok akan meningkatkan risiko terkena penyakit ginjal kronis dibandingkan non-perokok.

6. Influenza

Sebuah study dari wabah influenza A (H1N1) di unit militer israel menunjukan bahwa 336 laki-laki muda yang sehat tapi sebagian perokok dan sebagian non perokok. menunjukam 168 perokok, 68,5 persen memiliki influenza, dibandingkan dengan sebagian 47.2 persen yang tidak merok.

Influenza juga dapt lebih parah pada perokok; 50.6 persen dari para perokok dapat kehilangan hari kerja atau diperlukan istirahat, dibandingkan dengan 30.1 persen dari non-perokok. menurut sebuah studi 1.900 kadet laki-laki setelah epidemi influenza tahun 1968 A2 di hong kong di akademi militer carolina selatan, dibandingkan dengan yang bukan perokok, perokok (lebih dari 20 cigarette per hari) memiliki 21% banyak penyakit dan 20% lebih banyak istirahat, non perokok memiliki 10% lebih banyak penyakit dan 7% lebih banyak istirahat.

7. Kanker mulut

Rokok dapat menyebabkan kanker mulut. namun, rokok juga meningkatkan risiko dari berbagai penyakit mulut yang lain. national institutes of health, melalui national cancer institute, ditentukan pada 1998 bahwa “cigarette rokok menyebabkan berbagai kanker termasuk kanker rongga mulut (bibir, lidah, mulut, tenggorokan), kerongkongan, pangkal tenggorokan, dan paru-paru. ” merokok menyebabkan risiko kesehatan yang signifikan yaitu kanker khususnya pada mulut.

Peradangan pada gigi juha disebabkan oleh asap rokok. tembakau / rokok juga menyebabkan resesi gingiva dan white mucosal lession, 90% dari periodontitis pasien yang tidak tertolong ddengan pengobatan umum adalah perokok. perokok kerusakan pada gigi, dibandingkan bukan perokok, rokok juga merubah gigi menjadi warna kuning.

8. Infeksi

Rokok juga dikaitkan dengan kerentanan terhadap penyakit menular, khususnya di paru-paru. lebih dari 20 batang rokok dalam sehari meningkatkan risiko dua sampai empat kali, dan dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit pneumokokus invasif, hal ini diyakini bahwa merokok meningkatkan risiko infeksi saluran paru-paru dan pernapasan baik melalui kerusakan struktural dan efek pada sistem kekebalan tubuh. efek pada sistem kekebalan tubuh.

9. Impotensi

Insiden impotensi kira-kira 85 persen lebih tinggi pada perokok laki-laki dibandingkan non-perokok, dan penyebab disfungsi ereksi (ed). adalah rokok, merokok menyebabkan impotensi karena menyebabkan penyempitan arteri.

10. Psikologis

Ada yang mengatak rokokmembantu meringankan perasaan stres. namun, tingkat stres perokok dewasa sedikit lebih tinggi dibandingkan bukan perokok, pada remaja perokok memiliki tingkat stres lebih tinggi. nikotin meneyebabkan ketergantungan dan malah memperburuk stres dalam kondisi hati yang kacau dalam jangka lama, dengan demikian bahwa orang perokok tergantung pada rokok untuk tetap merasa normal,
Zat yang terkandung dalam Rokok.

Beberapa kandungan Rokok yang berbahaya

Zat Nikotin

Nikotin dalam rokok mengandung candu yang mengakibat si perokok ketagihan untuk selalu menghisap rokok, dan sangat sulit untuk berhenti dari menghisap rokok.

Tar

Tar adalah bahan utama pembuatan aspal, kandungan aspal yang terdapat dalam rokok bila masuk ke dlam tubuh akan menempel pada paru-paru, tenggorokan juga bagian dalam yang lain sehingga bila zat tersebut mengendap terlalu lama dan semakin banyak akan menyebabkan berbagai macam penyakit kanker.

Mengandung zat Karbon monoksida

Karbon monoksida merupakan zat berbahaya yang terkandung dalam rokok, bagi si perokok dalam waktu yang singkat akan menderita sesak nafas bahkan penyakit jantung karena zat tersebut mengikat oksigen dalam tubuh, sehingga tubuh mengalami kekurangan oksigen.

Mengandung Karsinogen

Karsinogen merupakan senyawa yang memicu pertumbuhan sel kanker dengan cepat. Sehingga kondisi tubuh semakin memburuk.

Mengandung Iritan

iritan zat yang sangat berbahaya seperti pada asap kenalpot kendaraan, bila masuk kedalam tubuh akan mengotori paru-paru dan kantung udara.
Dan zat yang lain seperti:

– hidrogen sianida (HCN)
– arsen
– amonia
– polonium
– karbon monoksida

Itu beberapa bahaya rokok hindari rokok selagi blm terlambat, semoga bermanfaat.

Previous Article
Next Article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *