Home makanan Hindari 9 Makananan Pemicu Kanker Ini

Hindari 9 Makananan Pemicu Kanker Ini

8
0
SHARE

Karsinogen adalah zat yang memainkan peran langsung pada manusia dan hewan yang memicu kanker seperti asbes, tembakau, dan plutonium. Namun, banyak jenis makanan yang umum dan tidak berbahaya tapi sering dikaitkan dengan penyebab kanker seperti daging olahan.

Kembali pada tahun 2015, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan temuan penelitian terbaru secara resmi memindahkan daging olahan, seperti hot dog dan bacon, ke kategori “karsinogenik pada manusia”. Penelitian ini juga menjelaskan hubungan kausal antara daging merah dan kanker kolorektal.

Tapi jenis dendeng dan burger merupakan makanan dalam kategori aman dan tidak perlu diwaspadai. Jika Anda suka berbelanja mungkin di swalayan, ada beberapa bahan yang harus Anda hindari, dikarenakan bahan-bahan ini dapat menjadi penyabab pemicu kanker.

9 Makanan Penicu Kanker

1 Tomat Kalengan

Lapisan pada makanan kaleng hampir semua dibuat dengan bahan kimia yang disebut bisphenol-A, atau BPA. Bahkan eksposur yang sangat kecil untuk BPA meningkatkan risiko kanker payudara, kanker prostat, infertilitas, pubertas dini, gangguan metabolisme dan diabetes tipe-2.

Anda lebih baik menggunakan tomat segar saat memasak makanan atau jika Anda menyiapkannya lebih dulu, simpan dalam stoples kaca.

2 Minyak Terhidrogenasi

Minyak terhidrogenasi digunakan untuk mengawetkan makanan olahan, untuk memberi mereka tampilan yang menarik dalam waktu lama.

Minyak-minyak itu dapat mempengaruhi struktur membran sel dan fleksibilitas, yang dapat menyebabkan kanker. Minyak nabati juga mengandung asam lemak omega-6 tingkat tinggi, yang dapat menyebabkan penyakit jantung dan meningkatkan risiko berbagai keganasan, terutama kanker kulit.

Tubuh membutuhkan beberapa omega-6s, tetapi juga harus seimbang dengan omega-3, salmon liar, mackerel, dan hewan yang diberi makan rumput adalah sumber makanan yang baik…

3 Susu

Meskipun kalsium sangat bagus untuk kekuatan tulang, para ahli menemukan hubungan antara asupan kalsium yang tinggi dan perkembangan kanker prostat.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Departemen Epidemiologi di Harvard School of Public Health, konsumsi produk susu yang tinggi dan kalsium dapat memicu perkembangan kanker prostat.

Hasilnya menunjukkan bahwa pria dengan tingkat konsumsi susu tertinggi lebih mudah terserang kanker prostat daripada mereka yang mengkonsumsi lebih sedikit.

4 & 5 Daging Olahan & Merah

Sosis, bacon, hot dog, bologna, pimento loaf, prosciutto — daging olahan ini mengandung berbagai bahan kimia dan pengawet, termasuk natrium nitrat, yang membuatnya terlihat menarik dan segar tetapi dapat menjadi karsinogenik saat terkena panas tinggi atau kondisi keasaman tinggi.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of BMC Medicine, para peneliti menulis bahwa garam dan bahan kimia yang berlebihan yang digunakan untuk membuat daging olahan bisa sangat berbahaya bagi kesehatan.

Peserta studi yang mengonsumsi 160 gram atau lebih daging olahan terbukti meningkatkan risiko kematian dini sebanyak 44 persen dalam 12 tahun, dibandingkan dengan mereka yang makan 20 gram atau kurang.

Untuk setiap 100 gram porsi makanan yang dimakan setiap hari, risiko kanker kolorektal dapat meningkat sebesar 17%, menurut peneliti WHO. Untuk menikmati daging dengan aman, pilihlah varietas yang diberi sayuran, organik dan bebas hormon dan konsumsi kurang dari 100 gram setiap hari.

6 Roti

Roti dari supermarket telah diidentifikasi sudah dicampur dengan potasium bromat. Bahan kimia, yang kadang-kadang disebut sebagai tepung brominasi, produk untuk mempercepat proses pembuatan dan membantu memutihkan dan menambah banyak produk roti dan biji-bijian. Bahan ini dianggap sebagai pemicu kanker.

Karena alasan ini, Uni Eropa, Inggris, Kanada, dan Brasil tidak mengizinkan bromate kalium digunakan. Di Amerika Serikat, FDA telah mendesak produsen untuk berhenti menggunakannya.

7 Gula halus

Kanker menggunakan gula sebagai bahan makanan mereka sendiri dan meningkatkan ukuran. Fakta yang meresahkan ini ditemukan pada tahun 1931 oleh Otto Warburg, seorang pemenang Nobel dalam bidang kedokteran.

Warburg tahu bahwa untuk berkembang biak, sel kanker tumbuh subur pada pemanis kaya fruktosa seperti sirup jagung fruktosa tinggi. HFCS dimetabolisme oleh sel kanker lebih cepat dan mudah daripada pemanis lainnya; periksa pada label nutrisi dan hindari.

8 Alkohol

Penyalahgunaan alkohol adalah penyebab utama kanker. Meskipun memang benar alkohol juga penyebab risiko penyakit jantung, terlalu banyak mengonsumsi dapat mengakibatkan gagal jantung dan stroke, dan kanker.

Dalam sebuah studi meta, para ahli yang bekerja untuk Organisasi Kesehatan Dunia menyimpulkan bahwa penggunaan alkohol yang berlebihan adalah penyebab utama kanker mulut, kerongkongan, hati, usus besar, mulut, dan dubur.

9 Lemak Jenuh

Lemak jenuh dikaitkan dengan penyebab penyakit jantung. Sebuah meta-analisis 2015 dari 52 penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Medicine melaporkan bahwa wanita pascamenopause dengan asupan lemak jenuh tertinggi meningkatkan risiko kanker payudara hingga lebih dari 30 persen dibandingkan dengan mereka yang makan paling sedikit.

Cobalah kurangi konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, seperti camilan yang sangat diproses dengan minyak sayur, daging berlemak, keju olahan, dan pencuci mulut berbasis mentega.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here