Hindari kebiasaan kurang tidur, dampaknya berbahaya untuk kesehatan

Apa kabar sahabat? masih adakah yang masih suka begadang? jika sahabat termasuk salah satunya lebih baik kurangi atau hentikan kebiasaan tersebut ya… Mungkin satu dua kali tidak begitu terasa dampaknya, tapi dampak buruknya pada jangka panjang. Berikut penjelasan bahaya kurang tidur yang harus sahabat ketahui.

Tidur merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan, disaat manusia sedang tidur semua otot-otot yang kaku akan kembali lemas dan saraf-saraf yang teganh akan kembali normal. Tapi terkadang kebanyakan dari sebagaian orang sering melupakan akan pentingnya tidur, karena rutinaitas yang padat, dan pekerjaan menumpuk, dan mungkin asik nongkrong sama teman, jadi banyak orang-orang akan mengalami kurang tidur.

Biasanya bila anda begadang, anda dapat istirahat hanya dalam waktu 3 jam bahkan 2 jam per harinya. Tentu hal tersebut tidak baik untuk kesehatan, dan akan berdampak dapat memunculkan berbagai macam penyakit. Kurang tidur adalah perilaku seseorang yang tidak memiliki cukup tidur, hal ini dapat beramibat kronis dalam jangka lama. Efek dari kurang tidur yang umum terjadi dapat menyebabkan kelelahan, ngantuk di siang hari, dan menurunnya berat badan, kurang tidur memiliki efek negatif yaitu mempengaruhi otak dan fungsi kognitif.

DAMPAK KURANG TIDUR

Efek fisiologis dari kurang tidur iyalah:

  • sakit otot-otot
  • kebingungan
  • pelupa
  • depresi
  • halusinasi
  • sakit kepala
  • tekanan darah
  • peningkatan tingkat stres
  • peningkatan risiko diabetes
  • iritabilitas
  • nistagmus
  • obesitas
  • kejang
  • amarah
  • defisit
  • psikosis.

kurang tidur juga mengakibatkan munculnya penyakit berbahaya seperti diabetes, orang yang membatasi tidurnya atau kurang tidur bisa meningkatkan kemungkinan terkena diabetes tipe 2. pada tahun 2005 pada sebuah studi menunjukan bahwa 1400 peserta yang terbiasa tidur beberapa jam rawan terkena dengan diabetes.

Memberikan dampak buruk pada otak

kurang tidur dapat mempengaruhi otak dan fungsi kognitif. 2000 a study, oleh ucsd school of medicine dan sistem kesehatan urusan veteran di san diego, menggunakan teknologi pencitraan resonansi magnetik fungsional (fmri) untuk memonitor aktivitas di otak orang yang kurang tidur, mereka menafsirkan bahwa orang yang kurang tidur maka otak harus bekerja lebih keras daripada orang yang tidur cukup. dan dari indikasi ini mereka mengambil kesimpulan orang yang kurang tidur bahwa otak mencoba untuk mengkompensasi efek samping yang disebabkan oleh kurang tidur.

Sebuah studi tahun 2001 di chicago medical institute berpendapat, bahwa kurang tidur dapat dikaitkan dengan penyakit serius, seperti penyakit jantung dan penyakit mental yang termasuk psikosis dan gangguan bipolar. hubungan antara kurang tidur dan psikosis lebih lanjut didokumentasikan pada tahun 2007 melalui sebuah penelitian di harvard medical school dan university of california di berkeley.

Sebuah studi mengungkapkan, menggunakan MRI scan, bahwa kurang tidur menyebabkan otak tidak mampu menempatkan peristiwa emosional dalam perspektif yang tepat dan tidak mampu membuat respon yang dikendalikan.

Efek negatif dari kurang tidur pada kewaspadaan dan kinerja kognitif otak dapat mengakibatkan penurunan aktivitas otak dan fungsinya, terutama di thalamus, struktur yang terlibat dalam kewaspadaan, dan dalam korteks prefrontal wilayah yang melayani kewaspadaan, perhatian, dan proses kognitif tingkat tinggi.

penyebab kecelakaan , kurang tidur adalah faktor dalam beberapa bencana terbesar dalam sejarah: 1979 kecelakaan nuklir pulau three mile, tumpahan minyak besar exxon valdez, krisis nuklir 1986 di chernobyl dan lain-lain.

kurang tidur memiliki bahaya besar

demi keselamatan publik setiap hari di jalan. jalan raya nasional administrasi keselamatan lalu lintas memperkirakan bahwa ngantuk adalah penyebab dari kecelakaan sekitar 100.000 kecelakaan dan kematian, 1.550 per tahun di amerika serikat , masalah terbesar diantara orang-orang di bawah 25 tahun.
juga Studi menunjukkan bahwa kurang tidur dan buruknya kualitas tidur juga menyebabkan kecelakaan dan cedera pada pekerjaan. dalam satu studi, banyak pekerja yang mengeluh tentang kantuk di siang hari yang telah mengakibatkan sering kecelakaan kerja.

Baca juga cara menghilangkan mata panda

Tidur memainkan peran penting dalam berpikir dan belajar. hal ini dapat membuat sulit tidur pada malam hari, padalah tidur memainkan peran dalam “mengkonsolidasikan” memory dalam pikiran. jika anda tidak mendapatkan cukup tidur, anda tidak akan mampu mengingat apa yang anda pelajari dan pengalaman di siang hari.

kurang tidur dapat menyebabkan masalah kesehatan serius gangguan dan kronis yang dapat menempatkan anda pada risiko, penyakit jantung ,serangan jantung ,detak jantung tidak teratur, tekanan darah tinggi ,stroke ,diabetes

kurangnya tidur dan gangguan tidur dapat menyebabkan gejala-gejala depresi.
pada tahun 2005 amerika berpendapat, orang-orang yang didiagnosis dengan depresi atau kecemasan yang lebih mungkin mengalami kurang tidur dari enam jam di malam hari.

gangguan tidur paling umum, insomnia, memiliki link kuat untuk depresi. dalam studi 2007 10.000 orang, mereka dengan insomnia adalah lima kali lebih mungkin untuk mengembangkan depresi sebagai orang-orang tanpa. pada kenyataannya, insomnia adalah sering salah satu gejala pertama dari depresi.

insomnia dan depresi pakan pada satu sama lain. kehilangan tidur sering memperburuk gejala-gejala depresi, dan depresi dapat membuat lebih sulit untuk jatuh tertidur. di sisi positif, mengobati masalah tidur dapat membantu depresi dan gejala, dan sebaliknya.

kurangnya tidur mengakibatkan mata bengkak. setelah beberapa malam tidur tidak teratur. kejala yang lain munculnya garis-garis halus dan lingkaran hitam di bawah mata.

ketika anda tidak cukup tidur, tubuh anda akam melepaskan lebih kortisol hormon dalam jumlah lebih, kortisol dapat memecah kolagen kulit, kurang tidur juga menyebabkan pelepasan hormon pertumbuhan pada manusia ketika kita muda.

Akibat kurang tidur yang lain

mengakibatkan peradangan
Bagi seaeorang yang kurang tidur dapat mengakibatkan peradangan pada jantung, peradangan bila dibiarkan lama kelmaan bisa memicu terjadinya serangan jantung coroner.

Menurunnya daya tahan tubuh
Kurang tidur bisa bisa berdamapak membuat tubuh menjadi lemas karena daya tahan tubuh menurun, sehingga tubuh akan mudah terkena penyakit seperti:

– Batuk
– flu
– Masuk angin
– juga demam

Konsentrasi otak menurun
Kurang tidur dapat mengakibatkan menurunnya konsentrasi otak, utuk orang dewasa bisa berdampak pekerjaan dapat terganggu karena tidak bisa fokus dalam bekerja. Untuk anak-anak dapat membuat menurunnya konsentrasi belajar dan mengerjakan soal-soal di sekolah.

Kurang tidur juga bisa berdampak lebih, Tubuh stiap harinya memproduksi hormon melatonin, hormon melatonin ini berperan dalam menjaga tubuh dari serangan kanker, jika kita kurang tidur hormon melatilonin yang diprodusksi tubuh akan berkurang, dan bila di biarkan tubuh akan mudah terserang penyakit kanker.

Mudahnya terserang penyakit jantung

Orang yang kurang tidur stiap harinya memiliki resiko terkena penyakit jantung lebih besar, di saat kita tidur semua anggota tubuh termasuk jantung akan kembali fresh, jika kita kurang tidur maka kerja jantung akan semakin berat dan dapat memicu terjadinya penyakit jantung. Untuk menjaga kesehatan tubuh usahakan tidur perharinya kurang lebih 8 jam untuk mendapat tubuh yang sehat.

Previous Article
Next Article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *