Memahami Penyakit Asam Lambung

Hampir semua orang pasti pernah menderita penyakit asam lambung, penyakit asam lambung atau bisa disebut juga dengan astroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan suatu penyakit yang sering terjadi di masyarakat. Kenapa penyakit ini merupakan penyakit yang sering terjadi pada masyarakat..? Hal ini karena disebabkan naiknya atau meningkatnya asam lambung yang menuju esofagus, sehinggap dapat menimbulkan nyeri khususnya pada bagian ulu hati atau rasa panas seperti terbakar pada bagian dada. Esofagus dikenal juga sebagai kerongkongan, yaitu salah satu bagian dari saluran pencernaan yang menghubungkan antara mulut dan organ lambung, kira – kira begitu penjelasan singkatnya.
Ada faktor tertentu yang dapat menyebabkan Naiknya Asam Lambung, penyakit asam lambung (GERD) atau naiknya asam lambung secara umum terjadi karena lower esophageal sphincter (LES) tidak berfungsi seperti seharusnya. Sebenarnya apa sebenarnya LES itu…? LES merupakan suatu lingkaran otot yang terdapat pada bagian esofagus tepatnya pada bagian bawah. LES memiliki fungsi sebagai kran otomatis yang dapat terbuka dengan sendirinya pada saat makanan dan juga minuman memasuki mulut kemudian diteruskan turun ke perut. Jika makanan sudah masuk, LES yang merupakan kran otomatis akan menutup dengan sendirinya untuk mencegah zat asam dan juga makanan yang telah masuk ke perut tidak dapat naik kembali ke kerongkongan atau esofagus.

Apabila LES longgar dan tidak mampu menutup dengan sempurna dapat mengakibatkan asam lambung bisa naik, hal terswbut yang merupakan sebab terjadinya penyakit asam lambung. Pada beberapa kasus yang terjadi sebab dari penyakit asam lambung ini berkaitan dengan faktor berat badan tinggi, kondisi hamil, atau konsumsi makanan berlemak, bersantan, dan juga pedas.

GEJALA

Penyakit asam lambung memiliki gejala yang khas, biasanya seperti ada rasa seperti terbakar pada bagian dada disertai rasa nyeri pada ulu hati. Karena rasa tersebut yang berdampak rasa tidak nyaman setelah mengkonsumsi makanan.

Mulut, dan tenggorokan terasa tidak enak, selain itu anda akan mengalami kesulitan saat menelan makanan, kelihatannya sepele tapi bisa berakibat fatal. Penderita penyakit asam lambung bisa saja mendapat penanganan yang serius apa bila penykit tersebut tidak kunjung sembuh.

DIAGNOSIS

Biasanya secara umum untuk melakukan diagnosis pada penyakit asam lambung, dokter atau dokter spesialis hanya menanyakan apa saja rasa yang dialami oleh pasien. Setelah beberapa pertanyaan yang ditanyakan dokter sudah cukup, selanjutnya iyalah melakukan Penelitian yang lebih lanjut, hal ini bertujuan untuk memastikan diagnosis, yaitu dengan menggunakan prosedur endoskopi.

Prosedur Endoskopi merupakan diagnosis yang menggunakan alat, alat tersebut bernama endoskop. Gambaran dari alat endoskop iyalah, suatu tabung yang lentur dan panjang, diujungnya terdapat lampu berserta sebuah kamera, cara memakainya iyalah, endoskop akan dimasukkan di mulut untuk mengetahui penyebab utama naiknya asam lambung, Seperti apabila terdapat luka pada dinding esofagus.

PENGOBATAN ASAM LAMBUNG

Pengobatan penyakit asam lambung ini dilakukan secara tahap demi tahap, jadi intinya tidak boleh melakukan pengobatan secara singkat atau penggunaan obat dalam dosis yang tinggi. Cara yang paling awal, cukup mudah untuk dipraktekan iyalah dengan memperhatikan pola makan, dan jenis makanan yang dikonsumsi, seperti :

  • Hindari makanan yang berlemak
  • Hindari makanan pedas
  • Hindari makanan bersantan
  • Konsumsi makan makanan yang bergizi

PENGOBATAN LANJUTAN

  • Apabila cara di atas belum berhasil, maka langkah selanjutnya obat – obatan akan dipergunakan untuk mengobati asam lambung, dan gejala – gejala yang dirasakan.
  • Apabila penggunaan obat – obatan masih belum juga bisa mengatasi, maka dokter akan melakukan operasi, meskipun,pengobatan asam lambung dengan cara operasi masing jarang dilakukan, kecuali jika itu harus.
  • Khusus seorang pengidap penyakit asam lambung yang sering kambuh, biasanya sipenderita memerlukan obat – obatan dalam jangka panjang, tapi juga harus diimbangi dengan megatur pola makan.

KOMPLiKASI

Perlu diketahui penyakit asam lambung juga bisa mengakibatkan Komplikasi, komplikasi tersebut iyalah esofagitis. Esofagitis merupakan yang sering terjadi, esofagitis memiliki gejala seperti peradangan (inflamasi) yang terjadi pada bagian dinding esofagus. Untuk kasus esofagitis yang cukup parah orang pengida penyakit asam lambung akan kesulitan menelan makanan karena adanya tukak lambung. Apa itu tukak lambung, tukak terjadi ketika pada lapisan esofagus (dinding) tererosi yang menjadikan luka. Apabila gejala ini bertambah parah, kemungkinan besar dapat terjadi kanker esofagus.

Jadi untuk menjaga kesehatan lambung, dan agar dapat terhindar dari penyakit GERD perlu mengontrol pola makanan, dan sangat diperhatikan kandungan gizi yang terdapat pada makanan yang anda konsumsi.

Previous Article
Next Article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *