Pentingnya Enzim Tripsin, baca ini baru percaya !

Anda pasti pernah mendengar tentang enzim, enzim iyalah protein yang sangat berperan untuk mempercepat suatu reaksi biokimia pada tubuh. Salah satu enzim ada yang bernama enzim tripsin, pengertian enzim tripsin adalah suatu enzim untuk pencernaan yang diproduksi oleh pankreas dan letaknya pada daerah usus kecil. Enzim tripsin fungsinya membantu tubuh untuk memroses dan menyerap suatu nutrisi dari makanan yang anda makan. Dalam pankreas terdapat suatu kelenjar yang bernama kelenjar eksokrin yang bertugas untuk menghasilkan enzim seperti chymotrypsin dan tripsin untuk mencerna protein. Ada juga lipase berfungsi untuk memecah lemak, dan amilase berungsi memroses karbohidrat.

PROSES PEMBENTUKAN ENZIM TRIPSIN DAN KERJANYA

Pada saat makanan yang anda makan masuk ke lambung, enzim-enzim tersebut dilepaskan ke suatu sistem saluran yang berujung pada saluran utama pankreas kemudian bercampur dengan saluran empedu dan membentuk ampula yang terdapat pada duodenum letaknya pada bagian atas usus kecil. Pada manusia protein dihasilkan di dalam pankreas yang berbentuk tripsinogen, kemudian masuk ke usus kecil melewati saluran empedu. Kemudian enzim yang bernama enterokinase mengubah tripsinogen menjadi bentuk aktif, yaitu disebut tripsin, dan kemudian tripsin mencerna enzim-enzim pada pankreas lain ke dalam bentuk aktif.

Tripsin merupakan protein yang dapat tercerna dengan sendirinya (autolisis) yang memiliki peran sangat penting dalam tubuh manusia. Apabila aktifasi tripsin dalam pankreas tidak sempurna, tripsin tidak bisa di cerna sehingga dapat menyebabkan pankreatitis yang diturunkan.

AKIBAT KEKURANGAN ENZIM TRIPSIN

Jika enzim tripsin tidak dapat tercukupi dengan baik tubuh bisa menderita penyakit yang berbahaya, berikut akibat yang berhubungan dengan kekurangan enzim tripsin :

1. Cystic fibrosis:

Penyakit yang menyebabkan pankreas berhenti untuk memproduksi enzim pencernaan, sehingga dampaknya tubuh akan kesulitan menyerap nutrisi dari makanan yang anda makan. Penderita penyakit cystic fibrosis difonis hidup hingga usia 20–30 tahun apabila dirawat dengan tepat. Gejalanya adalah terasa mual, muntah – muntah, diare, berat badan turun, penurunan tekanan darah, detak jantung terasa cepat, pankreatitis dan sinusitis yang terus berulang.

2. Kekurangan enzim eksokrin pankreas:

Gangguan pada sistem pencernaan yang disebabkan kekurangan cairan pencerna dari pankreas, sehingga tubuh tidak mampu mengurai makanan untuk mendapatkan nutrisi, Kondisi ini disebut malanutrisi. Tinja yang besar, berminyak, berwarna pucat, dan sulit disiram dengan air merupakan salah satu gejala penyakit ini. Gejala lain dari penyakit ini adalah rabun senja, perut terasa kembung, tulang terasa sakit, berat badan yang menurun, dan permukaan kulit mudah memar.
DIAGNOSIS

Untuk mengetahui konsentrasi enzim pankreatik, memerlukan suatu tes pada sampel tinja untuk memeriksa kerja kimotripsin dan tripsin. Pemeriksaan ini diperlukan untuk mendeteksi apa ada penyakit cystic fibrosis. Kadar tripsin dan juga kimotripsin yang tidak normal menunjukan bahwa pankreas tidak bekerja dengan normal.

PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN

Suplemen enzim dibutuhkan tubuh untuk mencukupi kebutuhan tripsin dalam tubuh. Di bawah ini ada beberapa fakta seputar suplemen yang mengandung tripsin untuk membantu kesehatan :

* Suplemen enzim tripsin buatan *

  • Terbuat dari bakteri, jamur, dan tanaman khusus namun pada umumnya didapatkan dari pankreas hewan ternak. Suplemen enzim tripsin ini biasanya dikombinasikan dengan rutin dan bromelain untuk mengobati osteoarthritis dengan nama obat diclofenac. Obat ini secara efektif meredakan rasa nyeri.
  • Suplemen untuk tripsin ini tersedia dalam bentuk obat oles dan bisa dioleskan secara langsung pada bagian yang terluka luka bahkan juga bisa untuk obat bisul untuk mempercepat penyembuhan.
  • Kombinasi dari tripsin, balsam Peru, dan juga minyak kastor bisa digunakan sebagai obat semprot atau aerosol untuk mengobati sakit sariawan. Pada dasarnya enzim tripsin memiliki efek samping rasa perih dan sakit saat dioleskan, tetapi tetap aman jika dilakukan oleh ahli medis untuk meredakan dan membersihkan bagian yang terluka.

PERINGATAN

Belum ada informasi yang akurat tentang efek enzim ini terhadap ibu hamil dan menyusui, lebih baik dihindari atau harus konsultasi lebih dulu pada dokter ahli.

Previous Article
Next Article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *