Connect with us

Penyebab kanker rahim, ketahui penyebabnya

penyebab kanker rahim

penyakit

Penyebab kanker rahim, ketahui penyebabnya

image by pixabay

Penyebab kanker rahim, ketahui penyebabnya

Kanker rahim merupakan jenis kanker yang berbahaya dan paling ditakuti oleh para wanita, dan kanker jenis ini belum diketahui penyebabnya secara pasti. Namun, kanker rahim tersebut memiliki faktor-faktor yang menyebabkan seseorang menderita kanker rahim. Bebeberapa diantaranya yaitu:

1. MENDERITA OBESITAS

Wanita yang mengalami obesitas , Hormon estrogen akan meningkat atau lebih tinggi, yang mengakibatkan meningkatnya risiko wanita terkena kanker rahim. Kenapa bisa sampai meningkat? Hal ini terjadi karena lemak dalam tubuh seseorang yang mengalami obesitas akan memproduksi hormon esterogen sebagai tambahan, dan tubuh tidak memproduksi hormon progesteron tambahan untuk mengimbangi hormon esterogen yang meningkat.

2. FAKTOR USIA

Kanker rahim pada umumnya kebanyakan menyerang wanita yang usia tua dan telah mengalami menopause atau tidak memiliki keturunan.

3. MENGALAMI SINDROM OVARIUM POLISISTIK

Wanita yang mengalami sindrom ovarium polisistik memiliki risiko lebih tinggi terserang kanker rahim, hal ini dikarenakan kadar hormon estrogen yang tinggi.

4. MENGALAMI DIABETES

Wanita yang terjangkit diabetes beresiko mengalami kanker rahim. Dikarenakan wanita yang menderita diabetes baik itu diabetes tipe 2 cenderung memiliki kelebihan berat badan.

5. MENGGUNAKAN TAMOKSIFEN

Setiap obat kimia memiliki efek samping, begitu juga dengan tamoksifen, obat ini dapat meningkatkan risiko wanita terkena kanker rahim. Bila anda hendak menggunakan obat ini lebih baik konsultasi dahulu kedokter.

6. MENGALAMI HIPERPLASIA ENDOMETRIUM

Gejala Ini adalah dimana lapisan pada rahim menjadi tebal dari umumnya. Apabila wanita mengalami kondisi ini beresiko terkena kanker rahim, jadi selalu periksakan kondisi kesehatan anda

7. MENINGKATNYA HORMON ESTEROGEN

Hormon estrogen iyalah salah satu jenis hormon yang bertugas dalam mengatur sistem reproduksi pada wanita. Selain hormon esterogen ada hormon lain yang bertugas bersamaan disebut hormon progesteron. Kedua hormon tersebut bekerja sama dalam mengatur seimbangnya sistem reproduksi. Apabila seseorang mengalami menopause, produksi hormon khususnya progesteron akan berhenti secara total, dan sedangkan hormon estrogen akan tetap diproduksi walau menurun. Hormon estrogen dapat meningkat drasyis apabila tidak diimbangi dengan adanya hormon progesteron. Hal itulah mengapa terjadinya risiko kanker rahim pada wanita yang mengalami menopause lebig rawan terkena kanker tersebut.

Selain itu pada wanita yang telah mengalami menopause pada usianya yang lebih tua dan wanita yang mengalami datang bulan pada usia lebih muda, mereka memiliki risiko terkena kanker rahim lebih tinggi. Meningkatnya hormon estrogen merupakan pemicu munculnya kanker rahim dalam masa datang bulan dalam periode yang lama apabila dibandingkan seorang wanita yang mulai mengalami datang bulan terlambat dan seorang wanita yang telah mengalami menopause pada usia yang normal.

8. BELUM MENGALAMI KEHAMILAN

Ketika seorang wanita mengalami kehamilan, hormon progesteron pada wanita akan meningkat dibanding dengan hormon estrogen. Yang demikian dapat memicu seorang wanita yang belum mengalami masa kehamilan lebih rawan terkena  kanker rahim.

9. MELAKUKAN TERAPI PENGGANTIAN HORMON

Apabila seseorang (wanita) hendak melakukan terapi penggantian hormon estrogen, lebih baik jika hanya diberikan pada wanita yang telah melakukan histerektomi apabila jika rahimnya masih ada, terapi penggantian hormon estrogen dan progesteron haruslah dilakukan untuk menurunkan risiko seseorang terkena kanker rahim.

Selalu periksakan kondisi kesehatan anda, dan jangan lupa imbangi dengan pola hidup yang sehat dan konsumsi makanan yang bergizi untuk pencegahan, walaupun penyakit kanker rahim ini tidak memiliki tanda-tanda gejala awal.

Facebook Comments
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in penyakit

To Top