Home penyakit Penyebab Nyeri Dada Sebelah Kanan

Penyebab Nyeri Dada Sebelah Kanan

16
0
SHARE

Kebanyakan orang sering mengalami nyeri dada sisi kiri dan itu dapat menunjukkan masalah jantung yang serius, seperti serangan jantung atau penyakit jantung lainnya.
Sedangkan nyeri dada sisi kanan biasanya tidak sering dibicarakan, tetapi masih bisa menunjukkan berbagai masalah.

Nyeri di sisi kanan dada dapat disebabkan oleh cedera langsung atau peradangan pada struktur tertentu, atau oleh nyeri yang dirujuk. Rasa sakit yang ditimbulkan adalah ketika rasa sakit berasal dari bagian tubuh yang berbeda.

Baca juga 3 tips mudah menjaga kesehatan jantung

Penyebab

Nyeri dada sisi kanan dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, penyakit, dan cedera. Berikut adalah 11 penyebab potensial.

1. Kecemasan atau stres

Ada sejumlah penyebab yang berbeda untuk nyeri dada sisi kanan, termasuk kecemasan, trauma, fraktur tulang rusuk, dan nyeri ulu hati.
Kecemasan atau stres yang parah dapat memicu serangan kecemasan. Pada beberapa orang, serangan kecemasan memiliki banyak gejala serangan jantung yang sama, termasuk nyeri dada, pusing, palpitasi jantung, dan kesulitan bernafas.

Serangan kecemasan dapat disebabkan oleh peristiwa yang menegangkan atau mungkin terjadi secara acak. Karena banyak gejala mirip dengan serangan jantung, sangat penting bagi siapa saja yang tidak yakin tentang gejala mereka untuk mencari perhatian medis.

2. Ketegangan otot

Dinding dada terdiri dari banyak otot yang berbeda. Sangat mudah untuk menegang atau melatih otot-otot ini dengan meningkatkan latihan atau aktivitas, atau dari stres atau ketegangan.

Jenis nyeri dada ini, meskipun terasa tidak nyaman, mudah diatasi dengan istirahat dan penghilang nyeri yang dijual bebas.

3. Trauma

Cedera traumatis, seperti jatuh, pukulan tajam di dada, atau kecelakaan kendaraan bermotor, dapat merusak saraf, pembuluh darah, dan otot di dada.

Juga dapat merusak jantung, paru-paru, atau organ internal lainnya dengan cedera semacam ini.

Siapa pun yang mengalami kecelakaan seperti ini harus menghubungi dokter atau layanan darurat, karena cedera internal tidak selalu terlihat.

4. Costochondritis

Costochondritis adalah peradangan tulang rawan yang menghubungkan tulang rusuk ke tulang dada utama di bagian depan dada.

Rasa sakit dari costochondritis bisa parah dan dapat disebabkan oleh batuk yang intens, infeksi, atau cedera traumatik.

Costochondritis biasanya hilang dengan sendirinya, tetapi orang-orang mungkin perlu istirahat ekstra, penghilang rasa sakit, dan kompres panas atau dingin untuk membantu pemulihan.

5. Fraktur tulang rusuk

Seorang dokter perlu memeriksa fraktur tulang rusuk.

Fraktur tulang rusuk adalah patah tulang yang melindungi organ dalam di dada.

Ini bisa sangat menyakitkan dan dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan benar.

Fraktur tulang rusuk biasanya disebabkan oleh jatuh atau benturan ke dada tetapi bisa juga disebabkan oleh batuk yang parah. Jika istirahat di sisi kanan, dapat menyebabkan rasa sakit, bengkak, dan nyeri di daerah itu.

6. Pneumotoraks

Pneumotoraks atau paru yang kolaps terjadi ketika udara keluar dari paru dan masuk ke ruang antara paru-paru dan dinding dada.

Ini menyulitkan paru-paru untuk mengembang ketika bernafas dan dapat menyebabkan rasa sakit atau ketidaknyamanan yang tiba-tiba dan signifikan. Seseorang dengan kondisi ini juga akan mengalami sesak nafas, detak jantung yang cepat, dan pusing. Mereka bahkan mungkin runtuh tiba-tiba.

7. Pleuritis

Pleurisy adalah peradangan selaput yang mengelilingi paru-paru. Peradangan ini menyebabkan gesekan antara dua lapisan jaringan ini, yang dapat menyebabkan rasa sakit yang tajam dan parah ketika bernafas.

Biasanya, ada ruang yang dipenuhi cairan tipis di antara selaput paru-paru dan lapisan rongga dada. Saat seseorang menarik masuk dan keluar, paru-paru dapat meluncur di atas jaringan ini dengan lancar.

8. Efusi pleura

Efusi pleura adalah penumpukan cairan di antara lapisan jaringan di luar paru-paru. Dapat menyebabkan nyeri dada dan sesak napas. Pernapasan mungkin menjadi lebih sulit seiring waktu, jadi sangat penting untuk menemui dokter.

9. Pneumonia

Pneumonia adalah infeksi paru-paru. Hal ini dapat disebabkan oleh banyak organisme bakteri, virus, dan jamur yang berbeda.

Penderita pneumonia sering mengalami nyeri dada saat bernapas dan batuk. Gejala lain pneumonia termasuk demam, menggigil, batuk, dan kehilangan nafsu makan.

10. Hipertensi pulmonal

Hipertensi pulmonal adalah kondisi yang menyebabkan tekanan darah tinggi di pembuluh darah yang menghubungkan jantung dan paru-paru.

Seiring waktu, ini membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh dan dapat menyebabkan nyeri dada.

11. Emboli paru

Emboli pulmonal adalah bekuan darah yang tersangkut di paru-paru. Ini bisa mengancam jiwa jika tidak ditangani dengan cepat.

Jika terjadi di paru-paru kanan, itu bisa menyebabkan nyeri dada sisi kanan. Gejala tambahan termasuk sesak nafas, nafas cepat, dan batuk darah.

Rasa sakit dan gejala emboli paru lainnya biasanya datang tiba-tiba dan memerlukan perhatian medis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here